Polda Aceh Didesak Untuk Ambil Alih Kasus Korupsi Dana Beasiswa 2010 di Kampus Unimal

[imagetag] www.up2det.com [imagetag]
Lhokseumawe | - PoldaAceh diminta segera untuk mengambil alih terkait kasus korupsi dana beasiswa2010 Universitas Malikussaleh Kabupaten Aceh Utara yang besumber dari APBN2010, karena dinilai lamban kinerja tipikor Polres Lhokseumawe dalam menanganikasus tersebut. 

Hal itu tersebut dikatakan oleh KordinatorMasyarakat Transparansi Aceh [MaTA] Alfian terkait kasus korupsi yang  terhitung sudah terlalu lama memakan waktu dantidak kunjung tuntas penyidikannya.

Menurutnya kasus ini terasamengambang, karena sangat terkesan sepenggal-sepenggal dalam menuntaskan kasuskorupsi itu, sehingga membuat menjadi publik penasaran dalam, menerimainformasi.

"Kami meminta Polda Aceh untuksegera turun tangan atau segera mengambil alih kasus korupsi dana beasiswa unimal2010. Karena menurut kami kinerja tripikor Lhokseumawe lamban menangani kasusitu," Kata Alfian.

Kasus korupsi dana beasiswa Unimalini, sambung Alfian,  sudah satu tahunlebih ditangani tipikor Polres Lhokseumawe, namun hasil implementasinya hinggahari ini baru satu orang yang menjadi tersangka yaitu Jafar selaku bendahara.

Alfian berharap pihak Tipikor PolresLhokseumawe jangan lagi menunda informasi penetapan tersangka baru agar tidakmenjadi tanda tanya besar bagi masyarakat.

Menurutnya kasus korupsi ini jangandibiarkan terlalu lama mengambang tanpa jelas akhir penyelesaiannya dandikhawatirkan ada pandangan negatif  yang bisa muncul ditengah publik.

"Maka kami melihat penanganankasus ini sangat lamban. Pihak Polda Aceh sudah layak turun tangan dan segeraambil alih kasus korupsi Unimal. Sehingga kasus ini bisa tuntas dengancepat  agar bisa mengejar kasus korupsi lainnya," Ujar Alfian.

Berdasarkan data dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan[BPKP] yang diterima Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Lhokseumawe, telahmenemukan adanya indikasi korupsi yang merugikan negara terkait pengelolaandana beasiswa di Universitas Malikussaleh [Unimal].

Kerugian negara dalam kasus korupsi dana beasiswa Unimal sumberdana APBN 2010 senilai Rp2,514 miliar atau total los. Akibatnya  dana itu tidak mampu dipertanggungjawabkanoleh pihak Unimal.

Sementara Kapolres Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso melalui KasatReskrim AKP Galih Indra Giri didampingi Kanit Tipikor Aipda Yunus Damanik gagaldikonfirmasi oleh reporter The Aceh Traffic melalui via telpon seluler.| AT | AG |

Arsip Blog