Wanita Muda Yang Lakukan Aborsi di Aceh Utara Ternyata Mahasiswi Unimal

[imagetag] www.up2det.com [imagetag]
Lhokseumawe | – Wanita muda yang melakukan aborsi di Gampong Pante Pirak, Kecamatan Matang Kuli Aceh Utara pada hari  Selasa 1 Mei 2012 lalu, ternyata adalah seorang mahasiswi yang sedang kuliah di salah satu Fakultas kampus Universitas Malikussaleh [Unimal].

Kasat Reserse Polres Aceh Utara, AKP Marzuki membenarkan bahwasannya Vivi Handayani adalah seorang mahasiswi kampus Universitas Malikussaleh [ Unimal]. 

nya kasus aborsi ini merupakan buruknya citra mahasiswa Aceh, terutama di Aceh Utara. Wanita muda yang melakukan aborsi tersebut bernama Vivi Handayani [20] dan kekasihnya bernama Nur Wahid [21].

Pasangan kekasih itu dihadapan Kepolisian mengaku bahwa telah melakukan hubungan intim sebanyak empat kali di kamar kos sang pujangga hatinya Vivi Handayani , hingga akhirnya Vivi pun berbadan dua alias hamil.

Juminten, sang dukun beranak yang melakukan aborsi tersebut, dihadapan penyidik Polres Lhokseumawe mengaku bahwa, pada saat melakukan proses persalinan memberikan minuman yang dicampur dengan air kunyit, jahe, dan gula serta suntikan cairan penambah darah yang bertujuan untuk meningkatkan tenaga calon si ibu muda tersebut.

Namun alangkah teganya wanita muda tersebut yang sampai hatinya untuk membunuh janin yang tidak berdosa itu, bahkan janin itu pun hasil dari darah dagingnya sendirinya.

Berbagai barang bukti pun ikut disita oleh Kepolisian, misalkan jarum suntik, uang tunai Rp. 2000.000, botol air minum mineral dan selembar kain sarung yang dipakai untuk proses persalinan wanita muda itu.

Namun alangkah malangnya nasib mereka bertiga, hingga akhirnya harus mendekam di balik jeruji besi Mapolres Aceh Utara akibat ulah perbuatan yang dilakukannya.

Terkait hal ini, Direktur LBH Apik Aceh, Roslina juga ikut memberikan komentar, menurutnya perbuatan yang dilakukan oleh Vivi Handayani adalah perbuatan yang  salah karena telah mencabut hak hidup terhadap anaknya sendiri.

"Apa yang mereka lakukan itu perbuatan yang salah karena telah mencabut hak untuk hidup anaknya sendiri, jangan melakukan aborsi, ketika mereka sudah melakukan hubungan intim diluar nikah ini juga merupakan perbuatan yang salah". Ujar Roslina dengan tegas.

Sementara itu, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswa Universitas Malikussaleh [Unimal], Dahlan A Rahman ketika dikonfirmasi The Aceh Traffic mengaku bahwasannya dirinya belum mendapatkan laporan ada seorang mahasiswa Unimal yang melakukan aborsi.

"Saya belum mendapatkan laporan mengenai hal itu, nanti kalau memang sudah mendapatkan laporan tertulis kami akan duduk rapat dengan seluruh pimpinan kampus untuk membahas persoalan ini". Ujar Dahlan A Rahman.| AT | AG |



Arsip Blog